Pengujian Ketahanan Luntur Warna: Digunakan untuk menguji ketahanan luntur warna kain terhadap paparan gas buang hasil pembakaran yang mengandung nitrogen oksida (NOₓ)
TESTEX TF417 Gas Fume Chamber adalah instrumen laboratorium presisi yang dirancang khusus untuk mensimulasikan efek paparan atmosfer yang tercemar gas buang, seperti asap dari pembakaran gas rumah tangga, pemanas, atau knalpot industri, terhadap bahan tekstil. Pengujian ini sangat penting dalam industri tekstil dan garmen untuk memastikan bahwa warna pakaian tidak berubah (fading) atau pudar ketika disimpan atau digunakan di lingkungan yang mengandung gas-gas tersebut.
Fenomena ini sering disebut sebagai "gas fading" atau "fading atmosfer", di mana pewarna tertentu (terutama pada serat selulosa seperti asetat, rayon, dan nilon) bereaksi dengan nitrogen oksida di udara, menyebabkan perubahan warna yang tidak diinginkan (misalnya, kain biru bisa menjadi kemerahan, atau kain abu-abu menjadi kekuningan).
Alat ini bekerja dengan cara menempatkan spesimen uji (sampel kain) ke dalam ruang tertutup (chamber) yang terbuat dari bahan tahan korosi. Di dalam ruang tersebut, gas nitrogen oksida (NOₓ) dihasilkan secara terkontrol, biasanya melalui reaksi kimia antara natrium nitrit (NaNO₂) dan asam sulfat (H₂SO₄) atau melalui sumber gas standar lainnya. Kipas internal memastikan sirkulasi gas yang seragam di seluruh spesimen. Suhu dan kelembapan di dalam chamber juga dikontrol sesuai dengan standar pengujian yang berlaku (seperti AATCC 23).
Setelah siklus pengujian selesai (biasanya berlangsung selama beberapa jam atau sampai standar pembanding berubah warna sepenuhnya), spesimen dievaluasi menggunakan Grey Scale for Change in Color untuk menentukan tingkat perubahan warna yang terjadi.
Belum ada ulasan untuk produk ini. Jadilah yang pertama memberi ulasan.